English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kamis, 22 September 2011

Profil Avril Lavigne

Kamis, 22 September 2011
0 komentar


Avril Ramona Lavigne Whibley, or more popularly known as Avril was born in Belleville, Ontario, Canada, September 27, 1984. Children of married couples John-Judy Lavigne Lavigne is a Canadian pop singer has scored the best album sales records. Not only that, the singer known for his song titled Sk8er Boi was also never won the award as a songwriter by the age of the youngest women.

   
Avril in singing ability is known since the age of 2 years. At that time, her mother Judy include Avril Lavigne at the competition held at the church. From there, the family began to include her in some singing competition. In 1998, the famous singer with a style of dress often using his tie to win a competition to sing the official tour of the Canadian singer, Shania Twain. Avril sang the song entitled Shania What Made You Say That.

   
When Avril was 16 years old, the singer who once rumored to be in a relationship with former guitarist Jesse Colburn was filed by Ken Krongard, an artist and journalist, representatives from record company Arista. Ken invited Antonio "L.A." Reid to listen to the songs of Avril disebuah Peter Zizzo's studio in New York. Furthermore, a singer who claims to love vegetarian food that complements the contract first album, Let Go.

   
As a singer, Avril has released the album Let Go (2001-2003), Under My Skin (2004-2006), The Best Damn Thing (2007-2011), Goodbye Lullaby (2011-present). While being a movie star, this blonde-haired woman famous for her acting in the movie Sabrina, the Teenage Witch (2002), Going the Distance (2004), Fast Food Nation (2006) and The Flock (2007).

   
Lavigne married Deryck Whibley, lead singer of Canadian punk-rock band, Sum 41, who was 26 years in the California coastal city of Montecito on July 15, 2006.

   
Stream music from a singer who never held a concert in Jakarta, Indonesia on April 4, 2005 that is the kind of Pop / Punk / Rock. But the All Music Guide and bystanders menjelakan other music that streams music Avril is a Punk, Punk-Pop, Pop / Rock, Alternative Rock, Alterrnative Pop-rock, Modern Rock and Post-Grunge. Essential to MTV, younger brother of Matt Lavigne stated, "I'm a rocker chic and not completely pop". Although he cites that the flow of music is punk, the flow of music has given a common name with punk in 1970.

read more

Jumat, 09 September 2011

Biodata Kim Hyun Joong

Jumat, 09 September 2011
0 komentar

Real name: Gim Hyeon Jung 
Profession: Actor and singer (SS501) 
Tgl.Lahir: June 6, 1986 
Height / weight: 180cm/68kg 
Gol.Darah: B 
Zodiac: Gemini 
Education: Kyonggi University 
Hobbies: Playing guitar, piano and dance 
Television Drama: Boys Before Flowers (KBS2, 2008) 
Spotlight (MBC, 2008) 
Hotelier (TV Asashi, 2007, ep.7)
Love Can Be refilled (KBS2, 2005 

Nonstop 5 (MBC, 2005, ep.208)

read more

Kamis, 08 September 2011

complete data Cristiano Ronaldo

Kamis, 08 September 2011
0 komentar

Name: Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro

Born: Funchal, Portugal February 5, 1985

Position: Left Wing / Right, foward

Club: Manchester United, Real Madrid (now)

Squad Number: 9

Career:

* Club Andorinha

* The club CD Nacional (1995)

* The club Sporting CP, 25 games, 3 goals (1999-2003)

* Manchester United, 134 games, 36 goals (2003-2009)

* National Teams Portugal, 48 games, 19 goals (2003 - present)

* Real Madrid, 7 games, 6 goals (2009-present)

awards:

* FA Premier League, Manchester United (2006 - 2007)
* FA Cup, Manchester United (2004)
* Football League Cup, Manchester United (2006)
* Community Shield, Manchester United (2007)
* PFA Player of the Year 2007
* PFA Young Player 2007
* PFA Players Favorites Best 2007
* PFA Premiership Team Of (2005-2006,2006-2007)
* The award of the Football Writers Association '(2007)
* Barclays Player of the Season (2006-2007)
* Barclays Player of the Month (November 2006, December 2006)
* PFA Fans' Player of the Month (October 2006, February 2007)
* Player of Manchester United (2006-2007)
* Sir Matt Busby Player of the Year (2006-2007)
* Player of Portugal (2007)

read more

Minggu, 04 September 2011

download linux ubuntu 9.04

Minggu, 04 September 2011
0 komentar

Linux, the operating system that can be said of this one was pretty good because it provides the operating system open source and free, why is said to be good?? since the middle of the expensive operating system such as AppleTalk (MacOS) or windows, linux as against the tide of commercialization is to eliminate their products. "Linux, good yah? OS is good" (to quote one of the mobile advertising services products) hhe,,
on this occasion I will share a link for anyone who want to download the file. iso 9:04 ubuntu linux for free, legal, and faster because of its servers in Indonesia, this is addressed to the linux lovers throughout Indonesia and to anyone who wants to try this latest version of ubuntu vent a bit about the download process that I experienced, I am actually quite sorry as well, because when downloading do not use the Internet download manager, download acclerator fastest (not to have? click here), finished the download process that I experienced not so fast, about 2 hours more with download size 600 MB is more, therefore I suggest to whoever is willing to do the activity should gunakanan IDM download. 9:04 ubuntu file is later shaped image file (. iso) that if you can directly extract using winrar or if you want to directly burn to CD / DVD is fine, well you're curious about it? eager to try, right? okay please check: 9:04 ubuntu linux download link and choose the Ubuntu-desktop-i386.iso 9:04-if your computer is powered-i386 or Ubuntu-desktop-amd64.iso 9:04 if your computer is powered AMD 64bit.

read more

Jumat, 28 Januari 2011

perangkat jaringan WAN

Jumat, 28 Januari 2011
0 komentar
Infrastruktur WAN (Wide Area Network)

Seperti LAN (Local Area Network), Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah WAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur WAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :

* Router
* ATM Switch
* Modem and CSU/DSU
* Communication Server
* Multiplexer
* X.25/Frame Relay Switches

Router

router.gifRouter adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.

Switch ATM

atmswitch.gifSwitch ATM menyediakan transfer data berkecepatan tinggi antara LAN dan WAN.

Modem (modulator / demodulator)

modem.gifModem mengkonversi sinyal digital dan analog. Pada pengirim, modem mengkonversi sinyal digital ke dalam bentuk yang sesuai dengan teknologi transmisi untuk dilewatkan melalui fasilitas komunikas analog atau jaringan telepon (public telephone line). Di sisi penerima, modem mengkonversi sinyal ke format digital kembali.

CSU/DSU (Channel Service Unit / Data Service Unit)

CSU/DSU sama seperti modem, hanya saja CSU/DSU mengirim data dalam format digital melalui jaringan telephone digital. CSU/DSU biasanya berupa kotak fisik yang merupakan dua unit yang terpisah : CSU atau DSU.

Multiplexer

infotypes.gifSebuah Multiplexer mentransmisikan gabungan beberapa sinyal melalui sebuah sirkit (circuit). Multiplexer dapat mentransfer beberapa data secara simultan (terus-menerus), seperti video, sound, text, dan lain-lain.

Communication Server

Communication Server adalah server khusus “dial in/out” bagi pengguna untuk dapat melakukan dial dari lokasi remote sehingga dapat terhubung ke LAN.

Switch X.25 / Frame Relay

Switch X.25 dan Frame Relay menghubungkan data lokal/private melalui jaringan data, mengunakan sinyal digital. Unit ini sama dengan switch ATM, tetapi kecepatan transfer datanya lebih rendah dibanding dengan ATM.

read more

Jumat, 01 Oktober 2010

Cara Membuat Menu Horizontal Pada Blogspot

Jumat, 01 Oktober 2010
0 komentar
Menu yang terdapat pada sebuah web selain berguna untuk memudahkan pengunjung membuka halaman-halaman tertentu, juga bisa menambah estetika. Begitu pula dengan menu horizontal yang bisa membuat web kita menjadi lebih ergonimis dan keren. Nah, bagaimana dengan blogspot? Harus diakui bahwa pada template standart anda, fasilitas menu horizontal tidak ada didalamnya. Namun, kita tidak perlu berkecil hati sebab seperti yang telah saya katakan pada postingan sebelumnya bahwa kita bisa membuat menu termasuk menu horizontal pada blogspot. Berikut saya ulas langkah-langkah membuat menu horizontal pada Blogspot. Sebagai contoh kita akan membuat menu horizontal dibawah header
  1. Login ke akun Blogspot pembaca
  2. Klik link menu Tata Letak, kemudian pilih Edit HTML.
  3. Back up terlebih dahulu template pembaca dengan mengklik link Download Template Lengkap agar jika terjadi kesalahan saat mengedit, pembaca bisa mengembalikannya dengan menguploadnya kembali.
  4. Silahkan beri tanda centang pada kotak kecil disamping tulisan Expand Template Widget
  5. Cari kode seperti dibawah ini pada template pembaca:
    <b:includable id='description'>
    <div class='descriptionwrapper'>
    <p class='description'><span><data:description/></span></p>
    </div>
    </b:includable>
    </b:widget>
    </b:section>
    </div>
  6. Jika sudah ketemu, silahkan copy struktur berikut tepat dibawah kode-kode pada langkah 5
    <ul>
    <li><a href='URL 1'>Home</a></li>
    <li><a href='URL 1'>About Me</a></li>
    <li><a href='URL 3'>Tutorial Website</a></li>
    </ul>
  7. Setelah itu klik tombol SIMPAN TEMPLATE, lalu lihat hasilnya
  8. Pembaca akan melihat bahwa menu-menu tersebut muncul sebagai list vertikal, bukan horizontal. Oleh karena itu, kita perlu mengatur tampilannya agar muncul berjejer secara horizontal dengan menggunakan CSS. Selain itu, kita juga bisa mengatur tampilan dari menu tersebut agar terlihat lebih menarik dengan CSS.
  9. Buka kembali bagian Edit HTML pada blogspot pembaca, kemudian cari kode ]]></b:skin>.
  10. Silahkan copy struktur berikut diatas kode ]]></b:skin>
    /*CSS untuk menu horizontal*/

    .menuhor ul{
    font: bold 13px arial;
    padding-left: 0;
    margin-left: 0;
    height: 20px;
    }

    .menuhor ul li{
    list-style: none;
    display: inline;
    }

    .menuhor ul li a{
    padding: 2px 0.5em;
    text-decoration: none;
    float: left;
    color: black;
    background-color: #33FFCC;
    border: 2px solid #33FFCC;
    }

    .menuhor ul li a:hover{
    background-color: #33CCFF;
    border-style: outset;
    }

    .menuhor ul merupakan atribut class yang berfungsi untuk mengatur tampilan parent dari list menu horizontal tersebut.
    .menuhor ul li berfungsi untuk mengatur tampilan anak menu horizontal yang kita buat.
    .menuhor ul li a berfungsi untuk mengatur tampilan link dari anak menu tersebut.
    .menuhor ul li a:hover berfungsi untuk mengatur tampilan link anak menu ketika pointer digerakkan diatasnya.
  11. Kemudian ubah struktur yang Anda copy pada langkah 6 diatas sehingga menjadi seperti berikut:
    <div class="menuhor">
    <ul>
    <li><a href='URL 1'>Home</a></li>
    <li><a href='URL 2'>Tutorial Website</a></li>
    <li><a href='URL 3'>About Me</a></li>
    </ul>
    </div>
  12. Silahkan ganti URL 1 dengan URL halaman yang akan dituju jika menu "Home" diklik. URL 2 diganti dengan URL halaman yang akan dituju jika menu "Tutorial Website" diklik, dan seterusnya.
  13. Klik tombol SIMPAN TEMPLATE.
Untuk melihat hasilnya silahkan buka disini. Seperti yang telah saya katakan, bahwa CSS tersebut berfungsi untuk mengatur tampilan menu yang kita buat tadi. Silahkan pembaca menambah atau merubah atribut CSS tersebut untuk memodifikasi tampilannya, misalnya warna tulisan, background, lebar menu, dan lain-lain. Jika pembaca ingin mengerti cara memodifikasi atau membuat CSS tersebut, silahkan klik disini. Saya yakin pembaca akan lebih mengerti bagaimana CSS tersebut bekerja. Dengan adanya menu horizontaltersebut blog pembaca pasti menjadi lebih keren dan ergonomis.
Selamat mencoba 

read more

Rabu, 28 Juli 2010

Alamat IP versi 6

Rabu, 28 Juli 2010
0 komentar
Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.



Selayang pandang

Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), alamat IPv6 memiliki panjang 128-bit. IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja. IPv6, yang memiliki panjang 128-bit, memiliki total alamat yang mungkin hingga 2128=3,4 x 1038 alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing dan tabel routing.

Sama seperti halnya IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration.

Seperti halnya IPv4 yang menggunakan bit-bit pada tingkat tinggi (high-order bit) sebagai alamat jaringan sementara bit-bit pada tingkat rendah (low-order bit) sebagai alamat host, dalam IPv6 juga terjadi hal serupa. Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Format Prefix (FP). Dalam IPv6, tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah Format Prefix.

Pengalamatan IPv6 didefinisikan dalam RFC 2373.


Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format.

Berikut ini adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner:

0010000111011010000000001101001100000000000000000010111100111011000000101010101000000000
1111111111111110001010001001110001011010

Untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, angka-angka biner di atas harus dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit:

0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010
0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010

Lalu, setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut:

21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A



Alamat di atas juga dapat disederhanakan lagi dengan membuang angka 0 pada awal setiap blok yang berukuran 16-bit di atas, dengan menyisakan satu digit terakhir. Dengan membuang angka 0, alamat di atas disederhanakan menjadi:

21DA:D3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A

Konvensi pengalamatan IPv6 juga mengizinkan penyederhanaan alamat lebih jauh lagi, yakni dengan membuang banyak karakter 0, pada sebuah alamat yang banyak angka 0-nya. Jika sebuah alamat IPv6 yang direpresentasikan dalam notasi colon-hexadecimal format mengandung beberapa blok 16-bit dengan angka 0, maka alamat tersebut dapat disederhanakan dengan menggunakan tanda dua buah titik dua (:). Untuk menghindari kebingungan, penyederhanaan alamat IPv6 dengan cara ini sebaiknya hanya digunakan sekali saja di dalam satu alamat, karena kemungkinan nantinya pengguna tidak dapat menentukan berapa banyak bit 0 yang direpresentasikan oleh setiap tanda dua titik dua (:) yang terdapat dalam alamat tersebut. Tabel berikut mengilustrasikan cara penggunaan hal ini.
Alamat asli ; -FE80:0000:0000:0000:02AA:00FF:FE9A:4CA2
-FF02:0000:0000:0000:0000:0000:0000:0002
Alamat asli yang disederhanakan ; -FE80:0:0:0:2AA:FF:FE9A:4CA2
-FF02:0:0:0:0:0:0:2
Alamat setelah dikompres ; -FE80::2AA:FF:FE9A:4CA2
-FF02::2

Untuk menentukan berapa banyak bit bernilai 0 yang dibuang (dan digantikan dengan tanda dua titik dua) dalam sebuah alamat IPv6, dapat dilakukan dengan menghitung berapa banyak blok yang tersedia dalam alamat tersebut, yang kemudian dikurangkan dengan angka 8, dan angka tersebut dikalikan dengan 16. Sebagai contoh, alamat FF02::2 hanya mengandung dua blok alamat (blok FF02 dan blok 2). Maka, jumlah bit yang dibuang adalah (8-2) x 16 = 96 buah bit.


Dalam IPv4, sebuah alamat dalam notasi dotted-decimal format dapat direpresentasikan dengan menggunakan angka prefiks yang merujuk kepada subnet mask. IPv6 juga memiliki angka prefiks, tapi tidak didugnakan untuk merujuk kepada subnet mask, karena memang IPv6 tidak mendukung subnet mask.

Prefiks adalah sebuah bagian dari alamat IP, di mana bit-bit memiliki nilai-nilai yang tetap atau bit-bit tersebut merupakan bagian dari sebuah rute atau subnet identifier. Prefiks dalam IPv6 direpesentasikan dengan cara yang sama seperti halnya prefiks alamat IPv4, yaitu [alamat]/[angka panjang prefiks]. Panjang prefiks menentukan jumlah bit terbesar paling kiri yang membuat prefiks subnet. Sebagai contoh, prefiks sebuah alamat IPv6 dapat direpresentasikan sebagai berikut:

3FFE:2900:D005:F28B::/64

Pada contoh di atas, 64 bit pertama dari alamat tersebut dianggap sebagai prefiks alamat, sementara 64 bit sisanya dianggap sebagai interface ID.
[sunting] Jenis-jenis Alamat IPv6

IPv6 mendukung beberapa jenis format prefix, yakni sebagai berikut:

* Alamat Unicast, yang menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.
* Alamat Multicast, yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many.
* Alamat Anycast, yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.

Jika dilihat dari cakupan alamatnya, alamat unicast dan anycast terbagi menjadi alamat-alamat berikut:

* Link-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam satu subnet.
* Site-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam sebuah intranet.
* Global Address, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam Internet berbasis IPv6.

Sementara itu, cakupan alamat multicast dimasukkan ke dalam struktur alamat.


Alamat IPv6 unicast dapat diimplementasikan dalam berbagai jenis alamat, yakni:

* Alamat unicast global
* Alamat unicast site-local
* Alamat unicast link-local
* Alamat unicast yang belum ditentukan (unicast unspecified address)
* Alamat unicast loopback
* Alamat unicast 6to4
* Alamat unicast ISATAP



Alamat unicast global IPv6 mirip dengan alamat publik dalam alamat IPv4. Dikenal juga sebagai Aggregatable Global Unicast Address. Seperti halnya alamat publik IPv4 yang dapat secara global dirujuk oleh host-host di Internet dengan menggunakan proses routing, alamat ini juga mengimplementasikan hal serupa. Struktur alamat IPv6 unicast global terbagi menjadi topologi tiga level (Public, Site, dan Node).
Field Panjang Keterangan
001 3 bit Berfungsi sebagai tanda pengenal alamat, bahwa alamat ini adalah sebuah alamat IPv6 Unicast Global.
Top Level Aggregation Identifier (TLA ID) 13 bit Berfungsi sebagai level tertinggi dalam hierarki routing. TLA ID diatur oleh Internet Assigned Name Authority (IANA), yang mengalokasikannya ke dalam daftar Internet registry, yang kemudian mengolasikan sebuah TLA ID ke sebuah ISP global.
Res 8 bit Direservasikan untuk penggunaan pada masa yang akan datang (mungkin untuk memperluas TLA ID atau NLA ID).
Next Level Aggregation Identifier (NLA ID) 24 bit Berfungsi sebagai tanda pengenal milik situs (site) kustomer tertentu.
Site Level Aggregation Identifier (SLA ID) 16 bit Mengizinkan hingga 65536 (216) subnet dalam sebuah situs individu. SLA ID ditetapkan di dalam sebuah site. ISP tidak dapat mengubah bagian alamat ini.
Interface ID 64 bit Berfungsi sebagai alamat dari sebuah node dalam subnet yang spesifik (yang ditentukan oleh SLA ID).


Alamat unicast site-local IPv6 mirip dengan alamat privat dalam IPv4. Ruang lingkup dari sebuah alamat terdapat pada internetwork dalam sebuah site milik sebuah organisasi. Penggunaan alamat unicast global dan unicast site-local dalam sebuah jaringan adalah mungkin dilakukan. Prefiks yang digunakan oleh alamat ini adalah FEC0::/48.
Field Panjang Keterangan
111111101100000000000000000000000000000000000000 48 bit Nilai ketetapan alamat unicast site-local
Subnet Identifier 16 bit Mengizinkan hingga 65536 (216) subnet dalam sebuah struktur subnet datar. Administrator juga dapat membagi bit-bit yang yang memiliki nilai tinggi (high-order bit) untuk membuat sebuah infrastruktur routing hierarkis.
Interface Identifier 64 bit Berfungsi sebagai alamat dari sebuah node dalam subnet yang spesifik.


Alamat unicast link-local adalah alamat yang digunakan oleh host-host dalam subnet yang sama. Alamat ini mirip dengan konfigurasi APIPA (Automatic Private Internet Protocol Addressing) dalam sistem operasi Microsoft Windows XP ke atas. host-host yang berada di dalam subnet yang sama akan menggunakan alamat-alamat ini secara otomatis agar dapat berkomunikasi. Alamat ini juga memiliki fungsi resolusi alamat, yang disebut dengan Neighbor Discovery. Prefiks alamat yang digunakan oleh jenis alamat ini adalah FE80::/64.
Field Panjang Keterangan
1111111010000000000000000000000000000000000000000000000000000000 64 bit Berfungsi sebagai tanda pengenal alamat unicast link-local.
Interface ID 64 bit Berfungsi sebagai alamat dari sebuah node dalam subnet yang spesifik.


Alamat unicast yang belum ditentukan adalah alamat yang belum ditentukan oleh seorang administrator atau tidak menemukan sebuah DHCP Server untuk meminta alamat. Alamat ini sama dengan alamat IPv4 yang belum ditentukan, yakni 0.0.0.0. Nilai alamat ini dalam IPv6 adalah 0:0:0:0:0:0:0:0 atau dapat disingkat menjadi dua titik dua (::).


Alamat unicast loopback adalah sebuah alamat yang digunakan untuk mekanisme interprocess communication (IPC) dalam sebuah host. Dalam IPv4, alamat yang ditetapkan adalah 127.0.0.1, sementara dalam IPv6 adalah 0:0:0:0:0:0:0:1, atau ::1.


Alamat unicast 6to4 adalah alamat yang digunakan oleh dua host IPv4 dan IPv6 dalam Internet IPv4 agar dapat saling berkomunikasi. Alamat ini sering digunakan sebagai pengganti alamat publik IPv4. Alamat ini aslinya menggunakan prefiks alamat 2002::/16, dengan tambahan 32 bit dari alamat publik IPv4 untuk membuat sebuah prefiks dengan panjang 48-bit, dengan format 2002:WWXX:YYZZ::/48, di mana WWXX dan YYZZ adalah representasi dalam notasi colon-decimal format dari notasi dotted-decimal format w.x.y.z dari alamat publik IPv4. Sebagai contoh alamat IPv4 157.60.91.123 diterjemahkan menjadi alamat IPv6 2002:9D3C:5B7B::/48.

Meskipun demikian, alamat ini sering ditulis dalam format IPv6 Unicast global address, yakni 2002:WWXX:YYZZ:SLA ID:Interface ID.


Alamat Unicast ISATAP adalah sebuah alamat yang digunakan oleh dua host IPv4 dan IPv6 dalam sebuah Intranet IPv4 agar dapat saling berkomunikasi. Alamat ini menggabungkan prefiks alamat unicast link-local, alamat unicast site-local atau alamat unicast global (yang dapat berupa prefiks alamat 6to4) yang berukuran 64-bit dengan 32-bit ISATAP Identifier (0000:5EFE), lalu diikuti dengan 32-bit alamat IPv4 yang dimiliki oleh interface atau sebuah host. Prefiks yang digunakan dalam alamat ini dinamakan dengan subnet prefix. Meski alamat 6to4 hanya dapat menangani alamat IPv4 publik saja, alamat ISATAP dapat menangani alamat pribadi IPv4 dan alamat publik IPv4.


Alamat multicast IPv6 sama seperti halnya alamat multicast pada IPv4. Paket-paket yang ditujukan ke sebuah alamat multicast akan disampaikan terhadap semua interface yang dikenali oleh alamat tersebut. Prefiks alamat yang digunakan oleh alamat multicast IPv6 adalah FF00::/8.
Field Panjang Keterangan
11111111 8 bit Tanda pengenal bahwa alamat ini adalah alamat multicast.
Flags 4 bit Berfungsi sebagai tanda pengenal apakah alamat ini adalah alamat transient atau bukan. Jika nilainya 0, maka alamat ini bukan alamat transient, dan alamat ini merujuk kepada alamat multicast yang ditetapkan secara permanen. Jika nilainya 1, maka alamat ini adalah alamat transient.
Scope 4 bit Berfungsi untuk mengindikasikan cakupan lalu lintas multicast, seperti halnya interface-local, link-local, site-local, organization-local atau global.
Group ID 112 bit Berfungsi sebagai tanda pengenal group multicast
Anycast Address

Alamat Anycast dalam IPv6 mirip dengan alamat anycast dalam IPv4, tapi diimplementasikan dengan cara yang lebih efisien dibandingkan dengan IPv4. Umumnya, alamat anycast digunakan oleh Internet Service Provider (ISP) yang memiliki banyak klien. Meskipun alamat anycast menggunakan ruang alamat unicast, tapi fungsinya berbeda daripada alamat unicast.

IPv6 menggunakan alamat anycast untuk mengidentifikasikan beberapa interface yang berbeda. IPv6 akan menyampaikan paket-paket yang dialamatkan ke sebuah alamat anycast ke interface terdekat yang dikenali oleh alamat tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan alamat multicast, yang menyampaikan paket ke banyak penerima, karena alamat anycast akan menyampaikan paket kepada salah satu dari banyak penerima.



read more